Catatan Perjalanan Bali-Lombok 22-30 Mei 2010 Bag. 1

27 Sep

Guruh & Me @ Lombok Barat

Ide perjalanan ini bermula di suatu saat Ilham chat dengan saya, intinya di mengajak lagi bertualang seperti yang kami lakukan pada Oktober 2009 lalu ke Palembang. Tujuannya kemana Ham saya tanya, “Ngikut aje deh om, pokoknya jalan” sahut Ilham. “ Lombok pegimane Ham?” jawab saya. “brangkaaatttt” sahutnya. Destination Lombok, Bali juga dong…udah kebayang ini turing senang2 bukan turing adventure seperti ke Palembang karena emang tujuannya murni wisata dan jalan2. Tanggal udah ditetapkan dan saya pun juga teringat akan obrolan saya dengan Guruh waktu di Bandung yang intinya dia minta diajak kalo saya akan jalan lagi. Saya kontak Guruh dan dia langsung setuju. Kebetulan saya juga dititipin Bro Adet juragan 7Gear untuk road test tank bag terbaru type Explorer, sekalian aja deh.

Tank Bag 7Gear Explorer

Mendekati hari H ada beberapa musibah sebenarnya yang menimpa peserta seperti Guruh yang mengalami kecelakaan ditabrak dari belakang di Cihampelas, Bandung sampai motornya rusak lumayan parah dan dia pun terburu2 memperbaiki motornya sampai2 menggunakan spoke wheel, yang nantinya akan berguna di perjalanan. Belum lagi Ilham yang mengundurkan diri di H-3 karena kecelakaan juga, yang mengakibatkan pergelangan kaki kirinya terkilir. The show must go on dengan 2 orang rider sajah

H-2 Guruh sudah tiba di Semarang, dia mau liat2 di Semarang dulu. Sampai tiba hari sabtu siang 22 Mei jam 14.00 kami bersiap berangkat. Jalur yang dipilih adalah Pantura alias Pantai Utara Jawa dari Semarang-Tuban-Babat-Lamongan-Surabaya-Pasuruan-Probolinggo-Situbondo-Ketapang. Cuaca masih tidak menentu, di Semarang selalu turun hujan di sore hari, namun saat kita berangkat kearah timur cuaca terang benderang dan panas. Sampai Kudus perjalanan lancer jaya dan cuaca cerah, tetapi selepas Kudus hujan mulai turun dikombinasi dengan macet dan jalan yang jelek, kami pun turun ke badan jalan yang becek untuk menyiasati macet. Hujan mengguyur sepanjang jalan tetapi memasuki kota Pati cuaca cerah kembali, jalanan di Pati mulus2 dan lurus, selepas Pati memasuki Rembang kami beristirahat sebentar dan melepas rain gear, tak lama kemudian perjalanan kami lanjutkan.

Kota Lasem. Saya mulai excited memasuki kota ini, dan waktu kurang lebih jam 5 sore. Ya, waktu kami lumayan tersita karena macet di sebelum kota Pati tadi. Kenapa saya excited? Karena selepas Lasem jalan raya menyusuri pantai utara jateng dan jatim, angin laut dan pemandangan pantai serta kehidupan nelayan merupakan pemandangan yang sempurna di sore hari. Sayang karena jalanan yang sempit dan ramai kami nggak sempat berhenti untuk foto2, di depan saya memberikan kode ke Guruh utk melihat pemandangan di sebelah kiri jalan, dari spion terlihat memberikan kode jempol. Sayang sekali ruas jalan ini rusak karena sering dilalui kendaraan besar. Sering sekali kami masuk ke lobang jalan dan harus lama menunggu untuk mendahului karena jalan sangat padat dan kondisi ini berlangsung menjelang perbatasan Jateng-Jatim. Waktu udah jam setengah 7 malem kebetulan ada rumah makan di wilayah Bancar yang cukup besar dan kamipun memutuskan untuk makan malam disana.

Selesai makan kami pun ngobrol dengan bapak tukang parkir disana, dengan melihat peta beliau menunjukkan bahwa Tuban enggak jauh lagi, kira sejam perjalanan. Benar juga, gak lama kemudian nyampe lah kita di Tuban, Kota Tuban asik juga, punya boulevard panjang persis dipinggir pantai dan ramai sekali dijadikan tongkrongan anak muda sama klub motor disana, waktu itu pas malem minggu jadi ramai sekali, waktunya isi bensin dan ternyata enggak ada pertamax disana, pertamax baru tersedia di Gresik pak kata petugas. Yasut isi premium secukupnya utk nyampe ke Gresik dah, disini juga saya kontak dengan Radit HTML Surabaya dan kita akan ketemuan di SPBU Gresik tempat saya dulu ke Surabaya pertama kali awal 2009. Karena petir sudah menyambar2 kami pun mengenakan rain gear lagi dan tak lama hujan turun, malem minggu yg indah jd kehujanan dehh. Perjalanan dilanjut dibawah guyuran hujan, gak begitu deras memang tapi beberapa ruas jalan disana tanpa penerangan jadi cukup menyulitkan penglihatan, mana kami berdua kacamataan semua lagi jadi cuma berani jalan 50-60 km/j saja….sampai Lamogan ada insiden kecil, ketika melewati gundukan top case saya terlepas, untungnya terlempar kedepan jadi sempet kepegang, begitu minggir Guruh di belakang saya langsung memasang ke posisi semula. Bener2 story dah Lamongan, dulu awal 2009 rombongan masuk di lobang jalan segede gaban, untung semua selamat.

Sampai di Gresik masih hujan rintik2 kecil, langsung masuk ke SPBU yang dimaksud, istirahat sambil ngobrol, evaluasi kenapa itu topcase bisa lepas…ckckckc..kasus bener…Guruh sempet bilang, “om, di kasih jaring aja biar g lepas, nih gw bawa kok” “wogahh Gur, ntar dikira bok korea wakakakakaka, mending gw ngalah deh jalan pelan2” jawabku. Waktu menunjukkan jam 21.15 ketika Radit datang, kali ini dia dengan Faiz dan boncengernya. Yuk prepare, sebelum berangkat saya nanya ke Radit cuaca di Surabaya gimana dan dijawab masih hujan. Wet ride again, dan bener Gresik-Surabaya hujannya malah lebih deres lagi, tapi menuju bundaran Waru hujan mulai reda, kita dijadwalkan ketemu dengan rekan2 HTML Jatim di alun2 Sidoarjo, disana ternyata ada juga bro Enggal dari HTML Malang dan member lainnya yang maap saya nggak apal namanya satu persatu. Ngobrol bentar sambil peregangan dan lepas2 rain gear. Jam 11 malem kami pun diantar rombongan ke Pasuruan, baru lepas kota Sidoarjo neh…ehhh di sebuah gundukan ntu topcase lepas lagi !..ckckckckc….untung saya ditemani Guruh dan mas Sweeper jadi setelah itu bener2 g berani kenceng di jalan yang bergelombang. Sampai Pasuruan udah ditunggu oleh rekan2 HTML Pasuruan, wow..ketemu lagi sama Bro Iwok hahahahahha….disana kita makan mi instan di tengah malam buta..halakkh….sambil ditemani ngobrol rekan2, rupanya rekan2 di Pasuruan sudang mengkontak bro Qomar di Kraksaan tuk mengawal kita dan saya sudah diberikan nomer hpnya. Bro Qomar akan menunggu di batas masuk kota Kraksaan. Waktunya berangkat dan rekan2 yang mengantar kami dari Sidoarjo pamit pulang dan kami lanjut diantar oleh rekan2 Pasuruan sampai perbatasan Prolink alias Probolinggo. Rupanya kami ditemani secara estafet oleh rekan2 HTML Jatim, terima kasih banyak rekans, saya gak tau nanti gimana membalas kebaikan rekan2 di Jatim nantinya. Di jalan raya Prolink kami melewati petunjuk jalan ke Bromo…hmmm..kapan lagi ya bisa mampir batinku….memasuki Kraksaan kurang lebih jam 2 dini hari, gak ada tanda2 bro Qomar, kamipun maklum siapa juga yang betah melek jam segini hihihih….di sebuah SPBU kami berhenti untuk tidur sebentar, posisi di lepas kota Kraksaan dan sebelum PLTU Paiton pukul 02.30. zz…zzz..zzz..zzz..zzzz…zzz

di kapal ferry

Kami tertidur di pelataran SPBU dan terbangun karena rintik hujan dan ramainya siaran tv pertandigan world cup. Waktu menunjukkan 03.30…mayan bisa tidur sejam, setelah peregangan kami melanjutkan perjalanan, jalan mulai berkelok kelok, lumayan untuk mengusir kantuk karena dari semarang – kraksaan jalan hanya cenderung lurus2 saja. PLTU Paiton menjulang megah bermandikan cahaya lampu di pinggir kiri jalan, sepeti kota saja, karena subuh maka jalan belum begitu ramai, memasuki Besuki lalu Pasirputih, Panarukan dan menjelang jam 5 pagi sudah memasuki kota Situbondo. Jalanan sepi di pagi hari jadi perjalanan bisa cepat tanpa hambatan, kami tidak mengantuk karena jalanan meliuk liuk penuh tikungan. Sebelum masuk ke Taman Nasional Baluran kami melalui jalan dengan pemadangan pantai di sebelah kiri jalan dan pegunungan Ijen di kanan jalan, sungguh2 indah Disini kita jalan agak pelan karena bener2 ingin menikmati pemandangan, jalan sepi, berkelok, pagi2, benar2 sebuah suasana berkendara yang tiada duanya. Kurang lebih jam 6 pagi kami memasuki Taman Nasional Baluran, sarangnya banteng jawa neh. Perhitungan kami tepat sebenarnya sampai sini pagi jadi udah terang karena kalo masuk terlalu cepat waktu subuh lumayan serem, seruas jalan di tengah hutan rimba, tanpa penerangan jalan. Ada beberapa perbaikan jalan disana dan karena suasana sepi banyak monyet2 penghuni hutan bersliweran, kondisi jalan cukup mulus dan banyak tikungan jadi Guruh sempat melesat ke depan untuk rebah2an….ckckckck..udah gatel dia rupanya. Selepas Bajulmati kami memasuki kota kecil Wongsorejo untuk beristirahat dan isi bensin. Tak lama kemudian pelabuhan Ketapang di depan mata, setelah membayar tiket kami langsung masuk ke kapal karena tidak ada antrean. Parkir di kapal cukup mudah karena nggak ramai dan kamipun naik untuk istirahat. Saya mengabari Rio dan dia bilang suruh kasih kabar kalo sudah sampai di Tabanan dan akan dijemput di terminal Ubung Denpasar. Sepanjang perjalanan saya mengaktifkan Google Latitude di Gmaps sehingga rekan2 saya bisa memantau posisi kami sepanjang perjalanan. Bro Nugi dari Jaksel yang kebetulan di Bima segera mengontak saya begitu tau posisi saya karena sore dia sudah landing di Ngurah Rai dan ngajak ketemuan.

Sarapan di Gilimanuk

Pukul 09.00 WITA…Bali….Bali…Bali…*iklan stail* yup kita sudah menginjakkan tanah Bali, Pulau seribu Pura, Island of Gods dan Island of Dogs tentunya, karena banyak banget gukguk berkeliaran di Bali :D. Yuk cari sarapan kata Guruh, setelah pemeriksaan dokumen yang ketat di pos polisi pelabuhan Gilimanuk kami ke kota Gilimanuk untuk cari sarapan. Di kota ini banyak sekali penginapan dan rumah makan jawa timur karena banyak orang Jatim disini. Tepat jam 10 WITA kami bertolak menuju Denpasar, melewati Taman Nasional Bali Barat yang teduh, jalan berliku dan pemandangan pantai merupakan suasana yang gak ada duanya. Meski saya melewatkan masa kecil di Bali dan pada tahun 2004-2005 pernah kerja di Bali tapi ini merupakan pengalaman pertama kali saya ke Bali dengan R2, sungguh berbeda rasanya. Memasuki wilayah Negara (*baca: Negare) pemandangan indahpun semakin menjadi jadi, jalan berkelok yang mulusss dan pemandangan pantai berpasir putih di sebelah kanan, Subhanallah…berkali kali saya mengucapkan syukur bisa diberi kesempatan ini. Selepas Pura Rambut Siwi jalanan semakin padat, karakter jalan raya di Bali meski mulus tapi sempit jadi harus pinter2 menyalip kendaraan besar di depan kita. Cuaca panas sekali dan lalu lintas padat kamipun tiba di Tabanan jam 11 WITA, disana istirahat sebentar dan update posisi ke Rio. Perjalanan dilanjut lagi dan kurang lebih jam 12.30 WITA kami sampai di depan Terminal Ubung Denpasar, berhenti di pinggir jalan dan mengirim pesan text ke Rio kamipun istirahat, Guruh tertidur diatas motornya dan saya duduk2 di trotoar. Tak lama kemudian Rio datang, setelah ngobrol2 sebentar kami pun bertolak ke tempat Rio melalui bypass setelah sebelumnya mengisi Pertamax dulu…akirnya ketemu Pertamax juga sejak dari Gresik :P

Dari bypass gak tau lewat mana tau2 tembus jalan Imam Bonjol kearah Kuta, lalu masuk ke jalan Kubu Anyar,

terlelap di depan terminal Ubung

disana kita makan siang dulu di Warung Nikmat yang cukup bersih, murah, nikmat makanannya dan nikmat pemandangannya :P Cukup banyak bule yang low budget makan siang disini. Cukup sulit juga nyari parkirnya karena motornya gede2 dan fullbox, parkiran sempit dan saya sama Guruh dekil banget hahahahahhaha….yang penting makan jangan sampai telat maxbroww, bodo amat diliatin bule2 hihihi…. Setelah makan kita lanjut di kediaman Rio di Kubu Anyar, dekat dari situ. Jalan Kubu Anyar ini kalo diikutin muter bisa langsung tembus ke Discovery..woww asikkk…Kami unloading di tempat Rio, karena Rio masuk kerja kami pun ditinggal dan dipersilakan untuk bersih2 dan istirahat serta janjian untuk makan malem di Café tampat Rio kerja di Dicovery Mall nanti malam. Asik lho tempatnya Rio tetanggaan sama pramugari2, ada satellite tv, wah mantab deh xixixix….Saya diskusi sama Guruh kalo nanti malem kita langsung nyebrang ke Lombok masih capek nih, dan karena waktu pulang masih lama (29 Mei) kita putuskan bermalam semalam di Kuta sambil menikmati suasana kemudian baru esok tengah malem kita nyebrang ke Lombok. Setelah beres2 kami pun istirahat sampai sore. Bangun tidur badan udah segarr kembali, karena masih terang kamipun memutuskan untuk jalan2 ke Legian dan Pantai Kuta untuk melihat sunset, jalanan Legian yang padat udah menjadi ciri khas disana, tak lupa foto2an di Ground Zero lalu bernarsis ria di Pantai Kuta, turis salah kostum lebih tepat julukan buat kami kayaknya karena kami memakai perlengkapan berkendara yg lengkap dibanding bule2 yg rental motor disana ckckckckc….setelah sunset kami pulang dan bersiap2 berangkat makan malam ke Cafenya Rio di Discovery Mall, gampang sih, tinggal ngikutin jalan trus udah sampai sana. Pas nyalain motor Guruh baru sadar ada yang nggak beres di motornya, aki mulai drop dan ada gangguan di lampu2 blitznya. Sesampainya di New York Sports Bar n Diner kami makan malam, gak lama kemudian Raka dan Nugi gabung lalu Angga..waaahhh rame sekali ini……Kita2 nongkrong disana ampe mallnya tutup, udah rusuh, dibayarin, nongkrong ampe tutup pula wakkaakakkaka….sepulang dari sana langsung bobok sebelumnya ngebahas acara besok untuk ke bengkel benerin motornya Guruh.

A must photo spot, @ Ground Zero

Cloudy Sunset over Kuta

Munas Kopas Grup di Bali

Senin 24 Mei 2010, pukul 08.00 WITA di Kubu Anyar, pagi2 udah dibawain sarapan nasi kuning sama Rio…uuhhh so sweet wakakaka…setalah ngobrol2 sama ngeliatin pramugari kita siap2 ke bengkel, deket Pepito kalo g salah. Guruh mencoba memperbaiki kelistrikan motornya dan saya nyetel rem depan yang terlalu keras. Motor Guruh ditinggal karena perbaikannya lama dan kembali ke tempat Rio berboncengan hahahahhaha……siang hari kita Cuma nonton tv seperti discovery channel, AXN dll…agak sorean motor diambil, dan kita pergi ke Motomart, dealer box Givi yang ada di jalan Gatot Subroto, saya pengen mengganti mekanisme top case yang suka lepas itu. Sesampainya disana ternyata part yang dimaksud harus inden beberapa lama..ya sutra lah… setelah itu makan malam dan kita siap2 packing karena jam 22.00 WITA kita berangkat ke Pelabuhan Padangbai untuk nyebrang ke…Lombok ! Dengan diantar Rio kita berangkat ke Padangbai, melewaty bypass Ngurah Rai, Suwung dan Sanur, bypass Ida Bagus Mantra terus kearah Gianyar, kebetulan lalu lintas lumayan sepi sehingga Rio konstan memandu kami dengan kecepatan 90-100 km/j, again, sensasi yang beda kalo night riding. Dari bypass lalu kearah Gianyar yang sedang dibangun jalan baru sampai menjelang Padangbai. Melewati Goa Lawa kami sampai ke pertigaan lalu ke kanan kearah pelabuhan Padangbai, jalannya sekali lagi berkelok dan mulus, Guruh dan saya mengikuti Rio yang berkelok mengikuti jalan. Tepat jam 23.15 kami sampai di pelabuhan ferry Padangbai, Rio melepas kami disini dan kembali ke Kuta karena besoknya harus kerja. Hati2 brader, dan kami bersiap menyebrang selama 5 jam ke Lombok jam 24.00 WITA nanti.

Bersambung…..

14 Responses to “Catatan Perjalanan Bali-Lombok 22-30 Mei 2010 Bag. 1”

  1. asmarantaka 27 September 2010 at 3:54 pm #

    wuihh..pengalamannya mantaff om..rencana besok mo touring kemana lagi??

    • bimoadv 27 September 2010 at 4:10 pm #

      belum tau…kemana angin berhembus aja..:P

  2. Maskur® 27 September 2010 at 3:57 pm #

    wah artikel baru nih. Membacanya jadi pengen juga touring

    • bimoadv 27 September 2010 at 4:11 pm #

      ayo pak Maskur…turing itu nikmat..halakhh

  3. andryberlianto 27 September 2010 at 6:11 pm #

    bikin iri sajah ….

  4. Dio cool 28 September 2010 at 12:48 am #

    Waaaaadddduuuh..belon tuntas ceritanya..nama ane aj blon ke tulis disono..:(

    • bimoadv 28 September 2010 at 9:25 am #

      sabarr..noh di bag ke 2 nama lu bertebaran hehehehe

  5. kentadis 28 September 2010 at 9:15 am #

    turing ke solo kali ya?
    *halah, ke solo mah manasin knalpot doang :mrgreen:

    @ om bimo
    kalo motor ane dah dipakein box, kapan2 ikutan touring dong :D
    pengen ngerasain sensasi susahnya cari pertamaxx :mrgreen:
    wkwkwkwk

    • bimoadv 28 September 2010 at 9:24 am #

      wakakakak siyappp, ditunggu turing barengnyah….kalo ke arah timur mulai dari pasuruan sampe wongsorejo (deket Ketapang) siyap2 puasa pertamax dahh

  6. kentadis 28 September 2010 at 9:16 am #

    duh,komen q nyantol moderasi :(

  7. Rosihan Zulkarnain 29 September 2010 at 10:09 am #

    Asyik nih kalo ke lombok jangan lupa mampir ke Sendang Gila tempatnya di jamin asyik di bawah kaki gunung rinjani Bayan Lombok Utara.

  8. dhuwurs 6 October 2010 at 12:20 pm #

    ngemeng-ngemeng,, 7th gear nya di kembaliin apa di pek mas?

    • bimoadv 6 October 2010 at 2:29 pm #

      yo dibalekke no….statuse kan minjem

  9. Blogsyarih.com 9 October 2010 at 7:39 pm #

    Kalau dah kena terperangkap dalam trafik jam tu kenalah banyak bersabar, dengar radio tu macam-macam radio ada. Kalau dak pun zikir banyak-banyak dapat gak pahala.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: